<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kriminal &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<atom:link href="https://reformanews.com/tag/kriminal/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://reformanews.com</link>
	<description>Referensi Informasi Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 28 Jul 2026 11:27:55 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://reformanews.com/wp-content/uploads/2024/08/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>Kriminal &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<link>https://reformanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Polres TTU Tegaskan Penetapan Delapan Tersangka Kasus Fafinesu Berdasarkan Alat Bukti, Respons Pernyataan Kuasa Hukum SS</title>
		<link>https://reformanews.com/hukum-kriminal/https-reformanews-com-tag-hukum-kriminal-66/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 28 Jul 2026 11:27:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BeritaHukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PenegakanHukum]]></category>
		<category><![CDATA[PenetapanTersangka]]></category>
		<category><![CDATA[PolresTTU]]></category>
		<category><![CDATA[ProsesHukum]]></category>
		<category><![CDATA[SupremasiHukum]]></category>
		<category><![CDATA[TTU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=6557</guid>

					<description><![CDATA[Polres TTU Tegaskan Penetapan Delapan Tersangka Kasus Fafinesu...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Polres TTU Tegaskan Penetapan Delapan Tersangka Kasus Fafinesu Berdasarkan Alat Bukti, Respons Pernyataan Kuasa Hukum SS</strong></p>
<p><strong>TTU</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> – Polres Timor Tengah Utara (TTU) akhirnya memberikan tanggapan resmi atas pernyataan tim kuasa hukum salah satu dari delapan tersangka berinisial SS yang mempertanyakan dasar penetapan kliennya sebagai tersangka dalam perkara dugaan penganiayaan di Desa Fafinesu. Kepolisian menegaskan bahwa seluruh proses penetapan tersangka telah dilakukan sesuai prosedur hukum dan didasarkan pada alat bukti yang cukup.</p>
<p>Tanggapan tersebut disampaikan Kapolres TTU melalui Kasi Humas dalam pesan WhatsApp yang diterima media ini pada Selasa (28/7/2026).</p>
<p>Dalam keterangannya, AKP Anselmus Pera menegaskan bahwa Polres TTU menghormati hak setiap warga negara untuk memperoleh pendampingan hukum serta menyampaikan pembelaan sesuai mekanisme yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.</p>
<p>&#8220;Polres Timor Tengah Utara menghormati hak setiap warga negara untuk memperoleh pendampingan hukum dan menyampaikan pembelaan sesuai ketentuan yang berlaku,&#8221; ujarnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Misteri Hotel Kamar 401: Pengakuan Mengejutkan, Namun Belum Berujung Tersangka</title>
		<link>https://reformanews.com/hukum-kriminal/https-reformanews-com-tag-hukum-kriminal-39/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 31 May 2026 01:42:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[BeritaMakassar]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<category><![CDATA[Kamar401]]></category>
		<category><![CDATA[KasusMH]]></category>
		<category><![CDATA[Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Makassar]]></category>
		<category><![CDATA[MH]]></category>
		<category><![CDATA[PoldaSulsel]]></category>
		<category><![CDATA[PolrestabesMakassar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5727</guid>

					<description><![CDATA[Misteri Hotel Kamar 401: Pengakuan Mengejutkan, Namun Belum...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Misteri Hotel Kamar 401: Pengakuan Mengejutkan, Namun Belum Berujung Tersangka</strong></p>
<p><strong>Makassar</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> – Kasus kematian tragis MH (40), perempuan asal Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, terus menjadi perhatian publik. Hingga kini, misteri di balik kematian korban yang ditemukan di kamar 401 sebuah hotel di kawasan Jalan Sungai Saddang, Kota Makassar, masih menyisakan banyak tanda tanya.</p>
<p>Perhatian masyarakat semakin menguat setelah EB, pria yang sebelumnya diamankan oleh Tim Resmob Polda Sulawesi Selatan dan disebut memiliki kedekatan dengan korban, dipulangkan oleh penyidik meski sempat menjalani pemeriksaan intensif.</p>
<p>MH ditemukan meninggal dunia pada Rabu, 20 Mei 2026. Sejak awal, kematian korban memunculkan berbagai spekulasi karena sejumlah fakta di lokasi kejadian dinilai tidak lazim dan membutuhkan penjelasan lebih lanjut dari aparat penegak hukum.</p>
<p>Dua hari setelah penemuan jenazah korban, Tim Resmob Polda Sulsel mengamankan EB di kawasan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Makassar. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa saat diperiksa, EB mengaku pernah mencampurkan empat butir obat asam mefenamat yang telah dihancurkan ke dalam air mineral yang kemudian diminum korban. Motif yang disebut melatarbelakangi tindakan itu adalah rasa cemburu.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
