<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>hampir ambruk &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<atom:link href="https://reformanews.com/tag/hampir-ambruk/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://reformanews.com</link>
	<description>Referensi Informasi Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Sat, 18 Apr 2026 09:27:56 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://reformanews.com/wp-content/uploads/2024/08/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>hampir ambruk &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<link>https://reformanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Wabup Malaka Respons Cepat Usai Dikirimi Link Berita, Kadis P&#038;K Belum Beri Tanggapan</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-18/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Apr 2026 09:27:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[hampir ambruk]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka NTT]]></category>
		<category><![CDATA[SDN Tudus]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5080</guid>

					<description><![CDATA[Wabup Malaka Respons Cepat Usai Dikirimi Link Berita,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Wabup Malaka Respons Cepat Usai Dikirimi Link Berita, Kadis P&amp;K Belum Beri Tanggapan</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> — Kondisi SDN Tudus di Kecamatan Malaka Timur, Kabupaten Malaka, kian memprihatinkan dan membutuhkan penanganan segera dari pemerintah. Berdasarkan hasil investigasi media ini pada Rabu, 15 April 2026, kondisi bangunan sekolah tampak mengalami kerusakan serius, terutama pada bagian atap dan plafon yang sudah terbuka dan rapuh.</p>
<p>Situasi tersebut membuat kegiatan belajar mengajar berlangsung dalam bayang-bayang ancaman. Saat hujan turun disertai angin kencang, seng atap berpotensi terlepas dan jatuh sewaktu-waktu, sehingga membahayakan keselamatan siswa dan guru di dalam kelas.</p>
<p>Selain itu, dinding bangunan yang mulai kusam dan rusak, serta struktur atap yang terbuka, semakin menegaskan bahwa gedung sekolah ini sudah tidak layak digunakan sebagai tempat belajar. Meski demikian, aktivitas pendidikan tetap berjalan di tengah keterbatasan yang ada.</p>
<p>Seorang guru honor di SDN Tudus, Anjelina Klaran, menyampaikan harapannya agar pemerintah segera memberikan perhatian serius. Menurutnya, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keselamatan puluhan siswa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
