<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>AJI Kupang &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<atom:link href="https://reformanews.com/tag/aji-kupang/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://reformanews.com</link>
	<description>Referensi Informasi Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Tue, 11 Aug 2026 05:58:14 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1</generator>

<image>
	<url>https://reformanews.com/wp-content/uploads/2024/08/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>AJI Kupang &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<link>https://reformanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Disaat Penjaga Etika Kehilangan Jarak: Sebuah Catatan untuk AJI Kupang dan KKJ NTT</title>
		<link>https://reformanews.com/opini/disaat-penjaga-etika-kehilangan-jarak-sebuah-catatan-untuk-aji-kupang-dan-kkj-ntt/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[ReformaNews.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2026 05:55:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[AJI Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[KKJ NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Penjaga Etika]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=6704</guid>

					<description><![CDATA[Disaat Penjaga Etika Kehilangan Jarak: Sebuah Catatan untuk...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Disaat Penjaga Etika Kehilangan Jarak: Sebuah Catatan untuk AJI Kupang dan KKJ NTT</p>
<p><em><strong>Oleh: Adi Rianghepat &#8211; Advokat/Anggota Aji Kupang nonaktif</strong></em></p>
<p><strong>OPINI, <a href="https://reformanews.com/tag/opini">RFC</a></strong> &#8211; Ada saat-saat ketika sebuah organisasi diuji bukan karena musuh yang dihadapinya, melainkan karena keberanian menjaga jarak terhadap orang-orang yang dekat dengannya. Dalam dunia pers, jarak itu bernama independensi.</p>
<p>Pernyataan sikap Komite Keselamatan Jurnalis (KKJ) NTT dan AJI Kupang berjudul “Stop Pembodohan Publik! Tolak Jurnalisme Sampah dan Pemberitaan Pembunuhan Karakter” menimbulkan pertanyaan serius tentang batas antara solidaritas organisasi dan independensi profesi. Persoalannya bukan karena organisasi tersebut tidak boleh menyampaikan pendapat. Persoalannya adalah ketika pendapat itu menggunakan otoritas moral organisasi pers untk menyimpulkan fakta, menilai alat bukti, dan membangun pembelaan terhadap salah satu pihak dalam sengketa yang masih berlangsung.</p>
<p>Dalam <em>The Elements of Journalism</em>, Bill Kovach dan Tom Rosenstiel mengingatkan bahwa kewajiban pertama jurnalisme adalah kepada kebenaran, sedangkan metode utama untk mencapainya adlah disiplin verifikasi. Kebenaran jurnalistik bukanlah hasil keyakinan, kedekatan, atau loyalitas organisasi, melainkan hasil dari proses pengujian informasi yang independen.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
