Ia mengatakan, bukan berarti putra-putri Malaka yang berada di luar daerah tidak mencintai tanah kelahirannya. Namun, mereka yang setiap hari berada di tengah masyarakat akan lebih merasakan langsung dinamika kehidupan rakyat.
“Orang asli Malaka yang tinggal di luar tentu tetap memiliki kepedulian terhadap daerah ini. Tetapi mereka yang tinggal di Malaka mengetahui secara langsung apa yang sedang dibutuhkan masyarakat hari ini. Mereka mendengar keluhan rakyat, melihat persoalan di lapangan, dan memahami solusi yang harus diperjuangkan,” ujarnya.
Atas dasar itu, PDI Perjuangan akan memberikan ruang yang lebih besar kepada kader-kader muda internal partai untuk tampil sebagai calon pemimpin masa depan, baik sebagai bupati maupun wakil bupati, dengan tetap mengedepankan kepentingan rakyat.
Dalam kesempatan tersebut, Andreas secara khusus memberikan apresiasi kepada Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malaka, Ronaldo Asury. Ia mengaku baru mengetahui bahwa Ronaldo telah dipercaya masyarakat menjadi anggota DPRD Kabupaten Malaka selama tiga periode berturut-turut.
