Di sudut kecil tempat ngopi Ma Eci itu, demokrasi seakan menemukan denyutnya yang paling sederhana.
Dari warung kopi, dari obrolan rakyat, dari spanduk kecil yang berdiri tanpa gemuruh—lahir kesadaran bahwa pemilu yang jujur dan adil bukan hanya tanggung jawab penyelenggara, tetapi milik bersama.
Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising
Karena sejatinya, demokrasi tumbuh bukan hanya di gedung-gedung besar, tetapi juga di sudut-sudut kampung tempat rakyat berbagi cerita dan harapan.
Bersama rakyat awasi pemilu, bersama Bawaslu tegakkan keadilan pemilu
