Prof. Philiphi mengajak masyarakat, media massa, dan pengguna media sosial untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif sehingga proses pemulihan dapat berlangsung tanpa tekanan tambahan.
“Kami berharap masyarakat dan rekan-rekan media dapat membantu agar proses recovery ini berjalan dengan baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Undana juga menyatakan kesiapannya memfasilitasi pertemuan antara mahasiswa dan dosen penguji sebagai bagian dari upaya membangun komunikasi yang lebih baik. Namun, pertemuan tersebut baru akan dilakukan setelah kondisi kedua belah pihak dinilai benar-benar siap.
“Kami berkomitmen memfasilitasi pertemuan antara mahasiswa dan dosen. Namun saat ini keduanya masih menjalani proses pemulihan, sehingga kami memilih menunggu waktu yang tepat,” kata Prof. Philiphi.
Di sisi lain, Undana menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi bahan evaluasi penting bagi institusi. Kampus telah membentuk tim klarifikasi dan investigasi untuk mengumpulkan fakta dari seluruh pihak yang berkaitan dengan kasus tersebut.