Ucapan itu disambut tepuk tangan meriah dari para peserta upacara. Di balik tepuk tangan itu tersimpan penghormatan tulus dari setiap orang yang hadir—sebuah penghormatan untuk mereka yang setiap hari berdiri di garis depan mencerdaskan bangsa.
Dengan berakhirnya upacara, peserta perlahan meninggalkan lapangan sekolah. Namun, pesan yang digaungkan Kepsek Sesilia pagi itu tetap tertanam kuat: Guru adalah sumber lahirnya semua profesi, fondasi awal lahirnya peradaban, dan pilar masa depan bangsa. Tanpa guru, tak akan ada sarjana, tak akan ada kemajuan.
