“Dengan pelatihan robotik, kita membuka jalan bagi anak-anak kita untuk memahami teknologi sejak dini. Mereka tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga pencipta teknologi di masa depan,” kata Amir Aminudin dalam wawancara eksklusif.
Program pelatihan robotik yang digagas oleh Amir Aminudin ini berlangsung selama tiga bulan dan terbuka bagi siswa sekolah menengah di seluruh Morowali.
Program ini tidak hanya mengajarkan dasar-dasar robotik, tetapi juga melibatkan siswa dalam proyek-proyek nyata di mana mereka dapat merancang, membangun, dan memprogram robot mereka sendiri.
Tujuan utama dari program ini adalah untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
Dengan memberikan akses ke teknologi canggih, Amir berharap para siswa dapat mengembangkan keterampilan berpikir kritis, memecahkan masalah, dan inovasi—keterampilan yang sangat dibutuhkan untuk mencapai Indonesia Emas 2045.
Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mempersempit kesenjangan digital di Morowali. “Kami ingin semua anak, tanpa memandang latar belakang mereka, memiliki akses yang sama ke pendidikan berkualitas dan teknologi terbaru. Inilah yang akan membuat Morowali menjadi pusat pendidikan inovatif di Sulawesi Tengah,” ujar Amir dengan penuh optimisme.
