“Saya sangat senang melihat hasilnya. Siswa mampu menciptakan tarian mereka sendiri yang sangat bagus. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bisa meniru gerakan yang diajarkan, tetapi juga bisa menghasilkan karya yang berharga. Mereka bisa berpikir kreatif dan mandiri,” ujar Imelda dengan antusias.
Bagi Imelda, kegiatan ini memiliki dampak yang sangat besar dalam mengembangkan kreativitas siswa. Tidak hanya dalam hal menciptakan gerakan tari, tetapi juga dalam hal berpikir kritis dan inovatif. Siswa diajak untuk mengolah ide mereka menjadi karya seni yang bernilai.
Membangun Kekompakan dan Relasi Sosial Siswa
Selain melatih kreativitas, ujian praktek seni budaya di SMAS NCIPS juga berfokus pada pembentukan kekompakan antar siswa. Melalui kolaborasi dalam membuat tari kreasi, siswa belajar untuk bekerja sama, saling menghargai, dan memperkuat hubungan sosial mereka.
“Yang paling saya banggakan adalah bagaimana anak-anak saling bekerja sama dengan baik. Mereka belajar untuk menghargai satu sama lain, baik dalam tim tari maupun dengan guru. Ini sangat penting karena membangun relasi sosial yang positif, dan akhirnya membawa mereka pada kolaborasi yang solid,” tambahnya.
