Bukan sekadar menyerahkan bantuan, Ronaldo Asury tampak menyatu dengan warga. Ia menyapa para guru, berbincang dengan orang tua murid, bahkan ikut menyaksikan langsung kondisi ruang belajar anak-anak yang selama ini serba terbatas.
Janji yang Dibayar dengan Tindakan
Pekan lalu, Ronaldo Asury berjanji akan ikut terlibat dalam pembangunan gedung darurat sekolah tersebut. Hari ini, janji itu tidak tinggal sebagai kata-kata, tetapi dibayar lunas dengan kehadiran dan bantuan nyata.
“Yang mereka butuhkan bukan janji, tapi ruang belajar yang layak. Kalau kita punya sedikit rezeki dan kesempatan, maka kewajiban kita adalah berbagi,” ujar Ronaldo dengan nada sederhana.
Kepedulian yang Menyentuh
SD Nekto Kelas Jauh Ninma selama ini menjalankan aktivitas belajar dengan kondisi seadanya. Dinding kelas rusak, atap bocor, dan saat hujan, proses belajar sering terhenti. Dalam situasi seperti ini, kehadiran seorang pejabat yang datang tanpa protokoler ketat terasa sangat berarti bagi warga.
Kepala Desa Raiulun, Fredi Ukat, menyampaikan apresiasi atas kepedulian tersebut. Menurutnya, bantuan yang diberikan bukan hanya membantu secara fisik, tetapi juga menguatkan semangat gotong royong masyarakat.
