Ia menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan tersebut bukan hanya hasil kerja satu atau dua orang, melainkan buah dari kebersamaan dan semangat gotong royong yang terus dijaga.
Tak lupa, ucapan terima kasih juga disampaikan kepada semua pihak yang telah membantu dengan caranya masing-masing, sehingga kegiatan MPAB ini dapat terselenggara dengan baik dan sukses.
Namun di balik keberhasilan itu, ia juga dengan rendah hati menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pihak apabila selama kegiatan terdapat sikap, tutur kata, maupun tindakan yang kurang berkenan.
“Sebagai manusia biasa, kami tidak luput dari kekurangan. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati, kami memohon maaf apabila selama kegiatan berlangsung terdapat hal-hal yang tidak berkenan di hati,” tuturnya.
Pernyataan ini menjadi cerminan nilai luhur yang dijunjung tinggi dalam organisasi, yakni saling menghargai, menjaga persaudaraan, dan mempererat tali kekeluargaan.
Sebagai penutup, ia menyampaikan pesan penuh makna dalam bahasa daerah yang sarat akan filosofi persatuan:
“Neon Ida Laran Ida, Hodi Tane Raimoris Fatin, Nekaf Mese Ansaof Mese, Tek Tateut Nian Mamoinka”
