Sementara itu, Komunitas Peduli Pendidikan NTT menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bentuk kepedulian sederhana dari komunitas.
“Ini adalah pemberian dari kekurangan kami. Apa yang kami miliki, kami sisihkan untuk anak-anak. Kalau ada kekurangan dalam pemberian ini, kami mohon dimaafkan. Yang terpenting bagi kami adalah bisa berbagi dan ikut mengambil bagian dalam membantu pendidikan anak-anak di NTT,” ungkap perwakilan komunitas.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Kehadiran komunitas disambut baik oleh kepala sekolah, para guru dan komite SMP Negeri Oenaek.
Bagi Komunitas Peduli Pendidikan NTT, berbagi buku dan bulpen mungkin terlihat sederhana. Namun bagi siswa yang membutuhkan, perhatian kecil tersebut dapat menjadi penyemangat untuk terus belajar dan menatap masa depan.
Kepedulian seperti inilah yang diharapkan dapat terus tumbuh, karena pendidikan bukan hanya menjadi tanggung jawab sekolah dan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kepedulian masyarakat untuk bersama-sama memastikan anak-anak tetap mendapatkan kesempatan belajar yang layak.
