Ia menjelaskan, kejujuran merupakan dasar utama dalam membangun kepercayaan. Seorang pemimpin yang ingin dipercaya oleh anggotanya harus terlebih dahulu menunjukkan sikap jujur dalam perkataan maupun tindakan.
Selain kejujuran, kedisiplinan juga menjadi bagian penting dalam kepemimpinan. Menurut Romualdus, waktu harus tepat, karena seorang pemimpin harus mampu memberikan contoh kedisiplinan sebelum meminta hal yang sama dari orang lain.
Ia juga mengingatkan bahwa seorang pemimpin harus berani bertanggung jawab atas setiap keputusan dan tindakan yang dilakukan. Ketika melakukan kesalahan, pemimpin harus berani mengakuinya dan memperbaikinya, bukan melemparkan kesalahan kepada orang lain.
Dalam pelatihan tersebut, siswa juga mendapatkan materi mengenai baris-berbaris, teknik kepramukaan, keterampilan alam dan pengabdian. Materi tersebut diberikan untuk meningkatkan keterampilan sekaligus membangun kemandirian dan kerja sama antarsiswa.
Selain keterampilan fisik dan teknis, pembinaan mental dan spiritual turut menjadi bagian penting dalam kegiatan. Para siswa diarahkan agar memiliki mental yang kuat, sikap disiplin, rasa tanggung jawab serta kepedulian terhadap lingkungan dan sesama.
