Bagi Gereja, generasi muda merupakan bagian penting dari masa depan. Karena itu, perhatian terhadap mereka tidak cukup hanya melalui nasihat, tetapi perlu diwujudkan dalam bentuk pendampingan, pemberdayaan dan kepercayaan.
Apa yang dilakukan Romo Yonathas di SMAN Halioan menjadi salah satu bentuk nyata dari semangat tersebut. Ia hadir di tengah siswa, mendengarkan kebutuhan mereka, memberikan pembinaan dan kemudian ikut mendukung sebuah kegiatan yang dapat melatih keterampilan serta kemandirian.
Hal ini sekaligus memperlihatkan bahwa partisipasi Romo Yonathas dalam dunia pendidikan semakin nyata. Kehadirannya tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menyentuh langsung proses pembentukan generasi muda.
Melalui bantuan itu, para siswi SMAN Halioan diharapkan semakin percaya diri untuk mengembangkan kelompok tenun mereka. Bukan hanya menghasilkan karya, tetapi juga belajar menjadi pribadi yang mampu bekerja sama, bertanggung jawab dan menciptakan sesuatu yang bernilai.
Di sinilah Gereja menemukan ruang pengabdiannya yang lebih luas: mendampingi manusia secara utuh—iman yang kuat, karakter yang baik, keterampilan yang berkembang dan masa depan yang lebih mandiri.
