Sementara itu, saat ditemui media ini pada Sabtu (1/8/2026), Kepala Desa Oenaek, Yuvensius Un, menegaskan bahwa pembangunan harus dimulai dari desa. Menurutnya, pemerintah desa memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap anak tetap memperoleh hak atas pendidikan.
“Prinsip kami sederhana, pembangunan harus dimulai dari desa. Karena itu, dengan cara apa pun yang bisa kami lakukan, kami akan berupaya agar anak-anak tetap bisa bersekolah. Jangan sampai mereka kehilangan kesempatan belajar hanya karena tidak memiliki ruang kelas yang layak,” tegas Yuvensius Un.
Ia menjelaskan, dukungan terhadap pembangunan ruang belajar sementara merupakan bentuk komitmen Pemerintah Desa Oenaek dalam menjaga keberlangsungan pendidikan. Baginya, membangun desa tidak hanya melalui infrastruktur, tetapi juga melalui pembangunan sumber daya manusia yang dimulai dari pendidikan.
“Pendidikan adalah investasi terbesar bagi desa. Kalau hari ini kita mengabaikan pendidikan anak-anak, maka kita sedang mengabaikan masa depan desa ini sendiri. Karena itu, pemerintah desa hadir untuk memastikan mereka tetap memiliki tempat belajar,” ujarnya.
