Ia berharap seluruh elemen, mulai dari pemerintah, Gereja, orang tua hingga masyarakat, terus bersinergi mendukung kemajuan SMAK St. Agustinus Raimanuk sebagai lembaga pendidikan yang melahirkan generasi berkarakter.
Senada dengan itu, Pastor Rekan Paroki St. Mikhael Webora, RD. Norbertus Tri Avelnus Nahak, Pr., mengingatkan bahwa sekolah ramah anak bukan berarti menghilangkan disiplin. Menurutnya, peserta didik harus dibentuk menjadi pribadi yang mampu menjadi garam dan terang bagi sesama melalui ketekunan belajar, kedisiplinan, dan akhlak yang baik.
Ia mengibaratkan proses pendidikan seperti emas yang harus ditempa agar menghasilkan kualitas terbaik. Begitu pula seorang peserta didik perlu dibimbing, diarahkan, dan dididik dengan kasih agar tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berguna bagi Gereja, masyarakat, bangsa, dan negara.
Sebagai puncak kegiatan, seluruh tamu undangan bersama unsur pemerintah, Gereja, tenaga pendidik, orang tua, dan peserta didik melakukan penandatanganan Deklarasi Sekolah Cerdas Berkarakter Berlandaskan Iman Katolik yang disahkan melalui Surat Keputusan Kepala SMAK St. Agustinus Raimanuk.
