Pendidikan

Kepsek SMPN Forekmodok Apresiasi Gerakan Literasi Evi Seran, Soroti Kebutuhan Mendesak Gedung Sekolah

Reporter: Amor |  Editor: Admin
Kepsek SMPN Forekmodok Apresiasi Gerakan Literasi Evi Seran, Soroti Kebutuhan Mendesak Gedung Sekolah

Pihak sekolah pun menargetkan lebih dari 30 siswa baru agar bisa dibagi ke dalam dua rombongan belajar (rombel), sehingga para guru dapat memenuhi jam mengajar sebagai syarat untuk memperoleh sertifikasi.

Namun di balik semangat itu, ada kenyataan pahit yang masih menghantui. Hingga kini, SMPN Forekmodok belum memiliki gedung sekolah sendiri.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Untuk proses kegiatan belajar mengajar, sekolah masih menumpang di gedung SDI Laen Au. Ironisnya, salah satu ruangan yang dipakai bahkan sudah dalam kondisi darurat, tanpa lantai permanen dan masih beralas tanah.

Di ruang sederhana itulah anak-anak tetap belajar, meski kaki mereka masih berpijak di tanah yang dingin, sementara mimpi mereka terus menjulang tinggi.

“Kami sangat membutuhkan gedung permanen. Proposal sudah kami ajukan ke dinas sejak tahun lalu, tetapi sampai hari ini belum ada realisasinya. Kami sangat berharap gedung sekolah ini bisa segera dibangun agar proses belajar mengajar berjalan lancar dan nyaman,” tegas Jef.

Ia mengakui, sebenarnya jumlah siswa berpotensi lebih banyak. Namun banyak orang tua memilih menyekolahkan anak-anak mereka ke sekolah lain karena SMPN Forekmodok belum memiliki gedung sendiri.

Exit mobile version