Menurut Agata, keberagaman latar belakang, pengalaman, dan pemikiran mahasiswa TTU di Jakarta merupakan kekuatan yang harus dirawat. Ibarat untaian benang yang berbeda warna, semuanya dapat dirajut menjadi kain yang indah apabila disatukan dengan tujuan yang sama. Karena itu, ia mengajak seluruh anggota untuk saling mendukung, saling menguatkan, dan menjaga semangat persaudaraan.
Ia juga berkomitmen menjadikan IMATTU Jakarta sebagai organisasi yang lebih aktif, inklusif, dan berdampak. Tidak hanya fokus pada kegiatan internal, tetapi juga menjadi ruang pengembangan kapasitas mahasiswa agar mampu bersaing dan berkontribusi di berbagai bidang. Sebab bagi Agata, organisasi yang baik bukan hanya yang ramai dalam kegiatan, tetapi yang mampu melahirkan generasi yang siap mengabdi bagi masyarakat.
Lebih jauh, Agata menaruh perhatian pada peningkatan akses informasi bagi generasi muda TTU, terutama terkait pendidikan, beasiswa, dan pengembangan sumber daya manusia. Menurutnya, ilmu pengetahuan adalah jembatan yang mampu menghubungkan mimpi dengan kenyataan, sekaligus membuka jalan bagi kemajuan daerah di masa depan.
