<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Pendidikan &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<atom:link href="https://reformanews.com/pendidikan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://reformanews.com</link>
	<description>Referensi Informasi Teraktual</description>
	<lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2026 14:07:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://reformanews.com/wp-content/uploads/2024/08/cropped-thumb-32x32.png</url>
	<title>Pendidikan &#8211; ReformaNews.Com</title>
	<link>https://reformanews.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>SMAK St. Agustinus Raimanuk Gelar Class Meeting 2026, Ajang Menempa Sportivitas dan Merajut Persaudaraan di Tapal Batas RI–RDTL</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-pendidikan-smak-st-agustinus-raimanuk-gelar-class-meeting-2026-ajang-menempa-sportivitas-dan-merajut-persaudaraan-di-tapal-batas-ri-rdtl/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 15 Jun 2026 14:05:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[AnakBangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Belu]]></category>
		<category><![CDATA[BeritaBelu]]></category>
		<category><![CDATA[BeritaNTT]]></category>
		<category><![CDATA[BolaVoli]]></category>
		<category><![CDATA[ClassMeeting2026]]></category>
		<category><![CDATA[GenerasiBerprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[KabupatenBelu]]></category>
		<category><![CDATA[KuisKitabSuci]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanIndonesia]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanKarakter]]></category>
		<category><![CDATA[SekolahPerbatasan]]></category>
		<category><![CDATA[SMAKStAgustinusRaimanuk]]></category>
		<category><![CDATA[Sportivitas]]></category>
		<category><![CDATA[TapalBatasRIRDTL]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5949</guid>

					<description><![CDATA[SMAK St. Agustinus Raimanuk Gelar Class Meeting 2026,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SMAK St. Agustinus Raimanuk Gelar Class Meeting 2026, Ajang Menempa Sportivitas dan Merajut Persaudaraan di Tapal Batas RI–RDTL</strong></p>
<p><strong>Belu</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> – Suasana penuh semangat dan keceriaan menyelimuti halaman SMAK St. Agustinus Raimanuk, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Senin (15/6/2026). Sekolah yang berada di kawasan tapal batas RI–RDTL itu resmi membuka rangkaian kegiatan Class Meeting 2026 yang diawali dengan upacara pembukaan dan pertandingan perdana turnamen bola voli.</p>
<p>Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh warga sekolah untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas di kalangan guru dan siswa-siswi. Tak sekadar menjadi ajang perlombaan, class meeting juga menjadi ruang untuk membangun karakter, disiplin, dan kerja sama yang akan menjadi bekal berharga bagi para pelajar di masa depan.</p>
<p>Dalam sambutannya, Kepala SMAK St. Agustinus Raimanuk menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya sekolah dalam menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna. Menurutnya, pendidikan tidak hanya dibangun melalui proses belajar mengajar di dalam kelas, tetapi juga melalui aktivitas yang mampu mengembangkan bakat, minat, dan potensi peserta didik.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Lapak Ikan Menuju Toga Wisuda, Dua Putri Petani Asal Malaka Ukir Prestasi di Universitas Timor</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-36/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 11 Jun 2026 07:33:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[AnakDesaBisa]]></category>
		<category><![CDATA[AnakPetaniBerprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[BanggaJadiAnakPetani]]></category>
		<category><![CDATA[BeritaNTT]]></category>
		<category><![CDATA[CumlaudeUNIMOR]]></category>
		<category><![CDATA[GenerasiMudaNTT]]></category>
		<category><![CDATA[IndonesiaEmas2045]]></category>
		<category><![CDATA[InspirasiAnakBangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Kefamenanu]]></category>
		<category><![CDATA[MariaIvoni]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanUntukMasaDepan]]></category>
		<category><![CDATA[ReformaNews]]></category>
		<category><![CDATA[TimorTengahUtara]]></category>
		<category><![CDATA[UNIMORKefamenanu]]></category>
		<category><![CDATA[UniversitasTimor]]></category>
		<category><![CDATA[Wisuda2026]]></category>
		<category><![CDATA[Wisuda609Lulusan]]></category>
		<category><![CDATA[WisudaUNIMOR2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5883</guid>

					<description><![CDATA[Dari Lapak Ikan Menuju Toga Wisuda, Dua Putri...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Dari Lapak Ikan Menuju Toga Wisuda, Dua Putri Petani Asal Malaka Ukir Prestasi di Universitas Timor</strong></p>
<p><strong>Kefamenanu</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> – Di balik toga hitam dan senyum bahagia yang menghiasi wajah para wisudawati, tersimpan kisah panjang tentang perjuangan, pengorbanan, dan cinta tanpa syarat dari orang tua. Kisah itu hari ini terpatri indah dalam perjalanan hidup dua putri petani asal Kabupaten Malaka yang berhasil meraih gelar sarjana di Universitas Timor (UNIMOR).</p>
<p>Kamis, 11/6/2026, Universitas Timor di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), menggelar prosesi wisuda bagi 609 lulusan dari berbagai fakultas dan program studi. Di antara ratusan wisudawan dan wisudawati tersebut, ada dua nama yang menjadi kebanggaan keluarga dan kampung halaman mereka, yakni Maria Jenita Olin, S.Sos dan Maria Viola Ivani Hale, S.Ip.</p>
<p>Keduanya lahir dan dibesarkan dari keluarga petani murni. Ayah dan ibu mereka sehari-hari mengolah kebun demi memenuhi kebutuhan hidup. Saat hasil kebun belum mencukupi, kedua orang tua mereka rela berjualan ikan di pasar, berangkat sejak dini hari, lalu kembali bekerja di ladang hingga matahari terbenam. Semua pengorbanan itu dilakukan dengan satu harapan sederhana: melihat anak-anak mereka mengenyam pendidikan yang lebih tinggi dan memiliki masa depan yang lebih baik.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Rintik Hujan Tak Surutkan Semangat, SMAN Halioan Tebar Aksi Nyata untuk Malaka Bersih</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-pendidikan-rintik-hujan-tak-surutkan-semangat-sman-halioan-tebar-aksi-nyata-untuk-malaka-bersih/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 00:33:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[AksiNyataUntukLingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[BersihItuIndah]]></category>
		<category><![CDATA[CintaLingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[GenerasiPeduliLingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[GotongRoyong]]></category>
		<category><![CDATA[Malakabersih]]></category>
		<category><![CDATA[MalakaBersihDariDesa]]></category>
		<category><![CDATA[MalakaMaju]]></category>
		<category><![CDATA[MalakaSehat]]></category>
		<category><![CDATA[PeduliLingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanKarakter]]></category>
		<category><![CDATA[SekolahPeduliLingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[SMANHalioan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5849</guid>

					<description><![CDATA[Rintik Hujan Tak Surutkan Semangat, SMAN Halioan Tebar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Rintik Hujan Tak Surutkan Semangat, SMAN Halioan Tebar Aksi Nyata untuk Malaka Bersih</strong></p>
<p><strong>MALAKA</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> – Di tengah sejuknya pagi yang menyelimuti Dusun Halioan, Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah, Rabu (10/6/2026), pemandangan berbeda terlihat di sepanjang ruas jalan menuju Lotas. Bukan hanya aktivitas belajar mengajar di dalam kelas, tetapi puluhan guru dan siswa SMAN Halioan turun langsung ke lapangan untuk membersihkan lingkungan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan masa depan daerah.</p>
<p>Dengan penuh semangat, para siswa bersama dewan guru menyusuri bahu jalan sambil membawa peralatan kebersihan. Di bawah arahan Kepala SMAN Halioan, Sisilia Simande Mea, kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa pendidikan sejatinya tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menanamkan karakter, kepedulian sosial, dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan.</p>
<p>Kepala SMAN Halioan, Sisilia Simande Mea, kepada media ini mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pendidikan karakter yang terus ditanamkan kepada para siswa. Menurutnya, sekolah bukan hanya tempat membentuk kecerdasan intelektual, tetapi juga ruang untuk membangun kepedulian sosial dan budaya hidup bersih. Melalui aksi nyata itu, pihak sekolah ingin mengajak generasi muda agar mencintai dan menjaga lingkungannya sejak dini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Agata Venansia Teme Nahkodai IMATTU Jakarta, Perkuat Persatuan Mahasiswa TTU di Ibu Kota</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-35/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 10:21:41 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[AgataVenansiaTeme]]></category>
		<category><![CDATA[GenerasiMudaTTU]]></category>
		<category><![CDATA[IMATTUJakarta]]></category>
		<category><![CDATA[MahasiswaPerantauan]]></category>
		<category><![CDATA[MahasiswaTTU]]></category>
		<category><![CDATA[NekafMeseAnsaofMese]]></category>
		<category><![CDATA[PemimpinMuda]]></category>
		<category><![CDATA[TimorTengahUtara]]></category>
		<category><![CDATA[TTU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5840</guid>

					<description><![CDATA[Agata Venansia Teme Nahkodai IMATTU Jakarta, Perkuat Persatuan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Agata Venansia Teme Nahkodai IMATTU Jakarta, Perkuat Persatuan Mahasiswa TTU di Ibu Kota</strong></p>
<p><strong>JAKARTA</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> – Semangat persatuan dan pengabdian kembali menemukan nahkodanya. Agata Venansia Teme, mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Bung Karno asal Desa Benus, Kecamatan Nai’benu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), dipercaya memimpin Ikatan Mahasiswa Timor Tengah Utara (IMATTU) Jakarta periode 2026–2027. Kabar tersebut sebagaimana dilansir media Tafenpah.com dalam laporan bertajuk &#8220;Mengukir Jejak di Tanah Rantau: Agata Venansia Teme dan Visi Baru IMATTU Jakarta&#8221;.</p>
<p>Di tengah hiruk-pikuk kehidupan ibu kota yang bergerak tanpa henti, terpilihnya Agata menjadi simbol lahirnya energi baru bagi mahasiswa TTU di tanah rantau. Sebuah harapan yang tumbuh dari semangat kebersamaan, bahwa sejauh apa pun langkah merantau, akar pengabdian kepada daerah asal tidak boleh tercerabut oleh waktu.</p>
<p>Dalam kepemimpinannya, Agata mengusung semangat &#8220;Nekaf Mese, Ansaof Mese, Tafen Pah TTU&#8221;, sebuah filosofi yang mengajarkan pentingnya persatuan hati, kesatuan langkah, dan kebersamaan dalam membangun masa depan. Baginya, organisasi bukan hanya wadah berkumpul, melainkan rumah bersama tempat setiap anggota menemukan keluarga di tengah perantauan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pagar Bambu di Beranda Negeri: Kisah Gotong Royong Guru dan Siswa SMAN Halioan</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-34/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 08 Jun 2026 01:43:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Pagarbambu]]></category>
		<category><![CDATA[SMANHalioan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5831</guid>

					<description><![CDATA[Pagar Bambu di Beranda Negeri: Kisah Gotong Royong...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Pagar Bambu di Beranda Negeri: Kisah Gotong Royong Guru dan Siswa SMAN Halioan</strong></p>
<p><strong>MALAKA</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> – Di tengah hamparan alam yang tenang di sudut Kampung Halioan, Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, semangat gotong royong masih hidup dan tumbuh subur di lingkungan SMAN Halioan. Senin (8/6/2026), para guru dan siswa tampak bahu-membahu membangun pagar dari kayu dan bambu demi menjaga keamanan kompleks sekolah.</p>
<p>Pemandangan itu menghadirkan wajah pendidikan yang sesungguhnya. Bukan hanya tentang proses belajar di dalam ruang kelas, tetapi juga tentang kebersamaan, kepedulian, dan tanggung jawab menjaga rumah ilmu yang menjadi tempat lahirnya cita-cita generasi muda.</p>
<p>Di bawah terik matahari, para guru dan siswa bekerja bersama memasang tiang, merangkai bambu, serta memperkuat pagar yang mengelilingi area sekolah. Tangan-tangan yang setiap hari akrab dengan buku dan papan tulis hari itu berubah menjadi tangan-tangan pekerja yang sedang membangun benteng sederhana bagi masa depan pendidikan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>79 Siswa SMPN Raimanuk Lulus 100 Persen, Kepala Sekolah Titip Pesan Moral dan Semangat Raih Masa Depan</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-33/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 13:50:46 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Belu]]></category>
		<category><![CDATA[GenerasiMuda]]></category>
		<category><![CDATA[Kelulusan2026]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanBelu]]></category>
		<category><![CDATA[PendidikanNTT]]></category>
		<category><![CDATA[Raimanuk]]></category>
		<category><![CDATA[SekolahPerbatasan]]></category>
		<category><![CDATA[SiswaBerprestasi]]></category>
		<category><![CDATA[SMPNRaimanuk]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5767</guid>

					<description><![CDATA[79 Siswa SMPN Raimanuk Lulus 100 Persen, Kepala...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>79 Siswa SMPN Raimanuk Lulus 100 Persen, Kepala Sekolah Titip Pesan Moral dan Semangat Raih Masa Depan</strong></p>
<p><strong>BELU</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> – Kabar membanggakan datang dari SMP Negeri Raimanuk, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, wilayah perbatasan RI-RDTL. Sebanyak 79 siswa kelas IX resmi dinyatakan lulus pada Tahun Ajaran 2025/2026 dengan persentase kelulusan mencapai 100 persen.</p>
<p>Pengumuman kelulusan yang dirangkaikan dengan pembagian amplop kelulusan berlangsung pada Selasa (2/6/2026) dan dihadiri oleh Camat Raimanuk bersama staf, Kepala SMAK St. Agustinus Raimanuk beserta jajaran, orang tua siswa, serta seluruh keluarga besar SMPN Raimanuk.</p>
<p>Dari total 79 siswa yang dinyatakan lulus, terdiri atas 40 siswa laki-laki dan 39 siswa perempuan. Kelulusan tahun ini sekaligus menandai lahirnya Angkatan XXII SMPN Raimanuk.</p>
<p>Kepala SMPN Raimanuk, Yuliana Funan Bria, SE., Gr., menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian para peserta didik. Menurutnya, kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan pendidikan, melainkan gerbang menuju masa depan yang lebih luas.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Lahir Pancasila: Saatnya Mengembalikan Pendidikan pada Nilai Kemanusiaan dan Persatuan</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-32/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Jun 2026 11:33:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Harilahirpancasila]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[stkipsinarpancasila]]></category>
		<category><![CDATA[YohanesKristianusTampani]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5757</guid>

					<description><![CDATA[&#160; Oleh: Yohanis Kristianus Tampani Dosen Program Studi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Oleh: Yohanis Kristianus Tampani</strong><br />
<strong>Dosen Program Studi Pendidikan Sejarah, STKIP Sinar Pancasila Malaka, NTT</strong></p>
<p><strong><span style="color: #0000ff"><span style="color: #000000">Malaka</span>,RFC</span></strong>– Sejarah Indonesia mencatat bahwa Pancasila lahir dari proses perenungan yang mendalam. Ketika diasingkan di Ende, Flores, Bung Karno menggali nilai-nilai kehidupan masyarakat Indonesia dan merumuskannya menjadi dasar negara. Di bawah pohon sukun bercabang lima yang kini dikenang sebagai lokasi bersejarah, lahirlah gagasan yang kemudian menjadi fondasi bagi berdirinya bangsa Indonesia.</p>
<p>Dalam Sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945, Bung Karno menyampaikan lima asas yang kemudian dikenal sebagai Pancasila. Namun, proses perumusannya tidak berjalan tanpa perdebatan. Salah satu rumusan dalam Piagam Jakarta yang memuat frasa “dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” pada sila pertama menuai keberatan dari sejumlah tokoh dan perwakilan wilayah Indonesia Timur.</p>
<p>Keberatan tersebut bukan tanpa alasan. Indonesia yang sedang dipersiapkan untuk merdeka adalah bangsa yang terdiri atas beragam suku, budaya, dan agama. Demi menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, para pendiri negara akhirnya sepakat mengganti rumusan tersebut menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa.” Keputusan bersejarah itu menunjukkan bahwa kepentingan bangsa ditempatkan di atas kepentingan golongan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Ribuan Buku Mengalir ke TBM Lurumutin, Menyalakan Api Literasi dari Desa untuk Malaka</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-31/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 30 May 2026 22:09:24 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[BudayaMembaca]]></category>
		<category><![CDATA[BukuUntukMasaDepan]]></category>
		<category><![CDATA[GerakanLiterasi]]></category>
		<category><![CDATA[LiterasiMalaka]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[MalakaCerdas]]></category>
		<category><![CDATA[PondokBacaKampungKabor]]></category>
		<category><![CDATA[TBMLurumutin]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5724</guid>

					<description><![CDATA[Ribuan Buku Mengalir ke TBM Lurumutin, Menyalakan Api...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Ribuan Buku Mengalir ke TBM Lurumutin, Menyalakan Api Literasi dari Desa untuk Malaka</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> — Semangat membangun budaya baca di Kabupaten Malaka kembali mendapat energi baru. Taman Baca Masyarakat (TBM) Lurumutin menerima bantuan ribuan buku dari Pondok Baca Kampung Kabor sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan literasi dan pendidikan masyarakat.</p>
<p>Bantuan tersebut diharapkan dapat memperkaya koleksi bacaan yang tersedia di TBM Lurumutin sehingga semakin banyak anak-anak, pelajar, serta masyarakat umum yang memperoleh akses terhadap sumber pengetahuan yang berkualitas.</p>
<p>Ketua TBM Lurumutin, Maria Deviana R. Seran, mengatakan bantuan tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem literasi di Kabupaten Malaka. Menurutnya, buku bukan sekadar kumpulan halaman, melainkan jendela yang membuka cakrawala berpikir dan membangun masa depan generasi muda.</p>
<p>“Dengan hadirnya buku-buku ini, kami berharap minat baca masyarakat semakin meningkat, wawasan semakin luas, dan semangat belajar sepanjang hayat terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujarnya saat ditemui media, Sabtu (30/5/2026).</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tangis Orang Tua, Senyum Anak Sekolah: Paskalis Wandelinus Nahak Bawa Harapan Lewat PIP di Nailera</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-30/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 13:10:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswapip]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Paskaliswandelinusnahak]]></category>
		<category><![CDATA[PDIperjuangan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5675</guid>

					<description><![CDATA[Tangis Orang Tua, Senyum Anak Sekolah: Paskalis Wandelinus...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tangis Orang Tua, Senyum Anak Sekolah: Paskalis Wandelinus Nahak Bawa Harapan Lewat PIP di Nailera</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> — Di tengah beratnya beban hidup yang masih dirasakan banyak keluarga kecil di pelosok Kabupaten Malaka, secercah harapan kembali hadir bagi anak-anak sekolah di SDI Nailera. Selasa, 26 Mei 2026, Anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Fraksi PDI Perjuangan, Paskalis Wandelinus Nahak, menggelar sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) kepada para orang tua siswa.</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung penuh kehangatan itu menjadi momentum yang menyentuh hati. Bukan sekadar pertemuan biasa, tetapi ruang harapan bagi para orang tua yang selama ini berjuang keras membiayai pendidikan anak-anak mereka di tengah keterbatasan ekonomi.</p>
<p>Sebanyak 54 siswa SDI Nailera tercatat sebagai penerima manfaat beasiswa PIP. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu kebutuhan sekolah para siswa, mulai dari perlengkapan belajar hingga biaya penunjang pendidikan lainnya.</p>
<p>Di hadapan para orang tua dan siswa, Paskalis Nahak menegaskan bahwa pendidikan adalah jalan paling penting untuk mengubah masa depan anak-anak Malaka. Karena itu, dirinya berkomitmen terus mengawal berbagai program pendidikan agar benar-benar dirasakan masyarakat kecil.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tak Lupa Rasanya Hidup Susah, Paskalis Wandelinus Nahak Hadirkan Beasiswa untuk 900 Anak Malaka</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-29/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 12:36:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Adian]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswapip]]></category>
		<category><![CDATA[Bonnie]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[DPRRI]]></category>
		<category><![CDATA[Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[KomisiX]]></category>
		<category><![CDATA[PDIperjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Stefano]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5666</guid>

					<description><![CDATA[Tak Lupa Rasanya Hidup Susah, Paskalis Wandelinus Nahak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tak Lupa Rasanya Hidup Susah, Paskalis Wandelinus Nahak Hadirkan Beasiswa untuk 900 </strong><strong>Anak Malaka</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> — Di saat sebagian orang sibuk menjual janji dan merangkai kata-kata manis di atas panggung politik, Paskalis Wandelinus Nahak memilih berjalan dalam diam. Tidak banyak sorotan, tidak gemar mencari tepuk tangan. Namun dari langkah sunyinya, lebih dari 900 siswa SD, SMP, SMA, hingga SMK di Kabupaten Malaka kini bisa merasakan harapan baru melalui Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP).</p>
<p>Bagi masyarakat kecil, bantuan itu bukan sekadar angka di atas kertas. Itu adalah nafas bagi orang tua yang hampir menyerah membiayai sekolah anaknya. Itu adalah cahaya kecil di rumah-rumah sederhana yang selama ini gelap oleh kekhawatiran biaya pendidikan. Ketika banyak anak nyaris berhenti bermimpi karena keadaan, beasiswa itu datang seperti hujan yang jatuh tepat di musim kemarau panjang.</p>
<p>Paskalis tahu betul bagaimana rasanya hidup susah. Lahir pada 12 April 1992 dari keluarga petani sederhana, ia tumbuh bersama peluh dan perjuangan. Ia tidak lahir dari keluarga berada, tidak dibesarkan dengan kemewahan. Masa kecilnya akrab dengan kerasnya kehidupan kampung, dengan orang tua yang harus bekerja dari pagi hingga petang demi menyekolahkan anak-anak mereka.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Keluarga Sederhana, Paskalis Wandelinus Nahak Menjelma Jadi Pejuang Pendidikan untuk Anak-Anak Malaka</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-28/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 06:47:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Beasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[DPRD]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Paskaliswandelinusnahak]]></category>
		<category><![CDATA[PDIperjuangan]]></category>
		<category><![CDATA[PIP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5657</guid>

					<description><![CDATA[Dari Keluarga Sederhana, Paskalis Wandelinus Nahak Menjelma Jadi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Dari Keluarga Sederhana, Paskalis Wandelinus Nahak Menjelma Jadi Pejuang Pendidikan untuk Anak-Anak Malaka</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> — Komitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat terus ditunjukkan anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Fraksi PDI Perjuangan, Paskalis Wandelinus Nahak. Pada Senin 25/5/2026 ia menggelar sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi bersama orang tua siswa di SDK Kletek dan SMP Negeri Kletek.</p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 98 siswa SDK Kletek dan 20 siswa SMP Negeri Kletek dipastikan menerima bantuan beasiswa PIP yang diperjuangkan melalui jalur aspirasi Anggota Komisi X DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, yakni Stevano Rizky Adranacus dan Bonnie Triyana.</p>
<p>Di hadapan para orang tua siswa, Paskalis menegaskan bahwa kehadirannya sebagai wakil rakyat bukan sekadar menjalankan jabatan politik, tetapi menjadi perpanjangan tangan, mulut, dan telinga masyarakat untuk memperjuangkan kebutuhan rakyat, khususnya di bidang pendidikan.</p>
<p>“Sebagai anggota DPRD, saya dipercaya masyarakat untuk menjadi perpanjangan tangan, mulut, dan telinga dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Pendidikan menjadi salah satu fokus perjuangan kami karena masyarakat membutuhkan bukti nyata, bukan sekadar janji,” ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakta Mengejutkan SMPN Halioan Malaka Tengah, KBM Masih Pinjam Gedung SD dan Guru Istirahat di Teras RDG</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-27/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 11:50:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Malakatengah]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolahrusak]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN Halioan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5639</guid>

					<description><![CDATA[Fakta Mengejutkan SMPN Halioan Malaka Tengah, KBM Masih...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Fakta Mengejutkan SMPN Halioan Malaka Tengah, KBM Masih Pinjam Gedung SD dan Guru Istirahat di Teras RDG</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> — Viralnya gedung SMP Negeri Halioan di Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah, akibat longsor ternyata menyimpan fakta yang cukup mengejutkan. Di balik bangunan yang kini nyaris roboh itu, proses belajar mengajar ternyata sudah lama tidak lagi berlangsung di gedung sekolah tersebut.</p>
<p>Pantauan tim media, Sabtu (23/5/2026), kondisi bangunan terlihat sangat memprihatinkan. Atap seng tampak melengkung, tiang bangunan mulai miring, sementara beberapa bagian gedung sudah roboh dan membahayakan keselamatan. Hujan yang terus mengguyur wilayah itu dalam beberapa minggu terakhir disebut membuat kerusakan semakin parah.</p>
<p>Namun fakta yang paling menyentuh justru terjadi di balik aktivitas belajar para siswa. Sejak sekitar tahun 2020, siswa SMPN Halioan ternyata harus menjalani kegiatan belajar mengajar dengan meminjam ruangan milik SDN Halioan karena gedung utama sudah tidak layak dipakai.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Miris! Gedung SMPN Halioan yang Viral karena Longsor Ternyata Sudah Lama Tak Dipakai</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-26/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 23 May 2026 09:46:50 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Gedung]]></category>
		<category><![CDATA[Halioan]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[Roboh]]></category>
		<category><![CDATA[SMPN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5634</guid>

					<description><![CDATA[Miris! Gedung SMPN Halioan yang Viral karena Longsor...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Miris! Gedung SMPN Halioan yang Viral karena Longsor Ternyata Sudah Lama Tak Dipakai</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> — Bangunan SMP Negeri Halioan, Desa Barene, Kecamatan Malaka Tengah, yang belakangan viral akibat longsor, ternyata sudah lama tidak digunakan untuk proses belajar mengajar. Kondisi gedung yang kini tampak nyaris roboh itu disebut sudah mengalami kerusakan sejak beberapa tahun lalu dan semakin parah setelah diguyur hujan dalam beberapa minggu terakhir.</p>
<p>Pantauan tim media, Sabtu (23/5/2026), kondisi bangunan terlihat sangat memprihatinkan. Atap seng tampak melengkung dan rusak, tiang bangunan mulai miring, sementara beberapa bagian gedung terlihat roboh dan membahayakan keselamatan.</p>
<p>Kepala SMPN Halioan, Erni Yanti Pandie, mengatakan gedung tersebut sempat digunakan setelah selesai dibangun. Namun sekitar tahun 2020 bangunan mulai mengalami kerusakan sehingga aktivitas belajar mengajar dipindahkan kembali ke lingkungan SDN Halioan hingga sekarang.</p>
<p>“Gedung ini dulu sempat dipakai belajar mengajar, tapi karena rusak kami kembali gunakan lokasi SD untuk proses belajar sampai hari ini,” ungkapnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari Sintang, Wila Yohana Serukan Mahasiswa Jadi Agen Perubahan di Tengah Tantangan Sosial</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-25/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 09:31:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Agen Perubahan]]></category>
		<category><![CDATA[Mahasiswa]]></category>
		<category><![CDATA[Serukan]]></category>
		<category><![CDATA[Sintang]]></category>
		<category><![CDATA[Tantangan Sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Wila Yohana]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5603</guid>

					<description><![CDATA[Dari Sintang, Wila Yohana Serukan Mahasiswa Jadi Agen...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Dari Sintang, Wila Yohana Serukan Mahasiswa Jadi Agen Perubahan di Tengah Tantangan Sosial</strong></p>
<p><strong>Sintang</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> – Ketua Presidium PMKRI Cabang Sintang periode 2025–2026, Wila Yohana, menegaskan bahwa mahasiswa harus mampu menjadi agen perubahan yang membawa dampak nyata bagi masyarakat. Pernyataan itu disampaikan dalam sesi dialog bersama RRI Pro 2 Sintang pada Senin (18/5/2026).</p>
<p>Dalam dialog tersebut, Wila menyampaikan bahwa peran mahasiswa tidak hanya sebatas mengejar prestasi akademik atau meraih gelar sarjana, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir di tengah masyarakat dan memberi solusi atas berbagai persoalan sosial.</p>
<p>Menurut Wila, perubahan dapat dimulai dari langkah sederhana, seperti peduli terhadap sesama, aktif berdiskusi, membantu masyarakat, hingga berani menyuarakan aspirasi bagi mereka yang membutuhkan.</p>
<p>“Mahasiswa adalah agen perubahan yang membawa ide, semangat, dan solusi,” ujar Wila dalam dialog tersebut.</p>
<p>Ia menjelaskan, setiap mahasiswa memiliki kesempatan yang sama untuk menciptakan dampak positif. Perubahan, kata dia, tidak selalu harus diwujudkan melalui aksi besar atau tampil di ruang publik, tetapi juga dapat dilakukan lewat pendidikan, kegiatan sosial, organisasi, media digital, maupun tindakan nyata di lingkungan sekitar.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Tinjau Fasilitas Praktik SMK Kletek Suai, Paskalis Nahak Minta PLN Malaka Bangun Gardu Khusus</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/tinjau-fasilitas-praktik-smk-kletek-suai-paskalis-nahak-minta-pln-malaka-bangun-gardu-khusus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 May 2026 09:11:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Fasilitas]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[Minta]]></category>
		<category><![CDATA[Paskalis Nahak]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[PLN]]></category>
		<category><![CDATA[Praktik SMK Kletek Suai]]></category>
		<category><![CDATA[Tinjau]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5600</guid>

					<description><![CDATA[Tinjau Fasilitas Praktik SMK Kletek Suai, Paskalis Nahak...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Tinjau Fasilitas Praktik SMK Kletek Suai, Paskalis Nahak Minta PLN Malaka Bangun Gardu Khusus</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> – Anggota DPRD Kabupaten Malaka dari Fraksi PDI Perjuangan, Paskalis Wandelinus Nahak, meninjau fasilitas praktik permesinan dan otomotif di SMK Kletek Suai, Kecamatan Malaka Tengah, pada Selasa (19/5/2026), yang hingga kini belum dapat difungsikan karena keterbatasan daya listrik, dan meminta PLN Malaka segera membangun gardu khusus.</p>
<p>Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung kondisi sarana praktik yang telah tersedia di sekolah, namun belum bisa dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa. Sejumlah mesin yang disiapkan untuk menunjang pembelajaran kejuruan masih belum dapat dioperasikan karena kebutuhan daya listrik yang cukup besar.</p>
<p>Berdasarkan keterangan operator sekolah, alat-alat praktik di ruang permesinan dan otomotif tersebut membutuhkan daya sebesar 10.000 watt. Dengan kapasitas tersebut, sekolah dinilai perlu memiliki gardu listrik khusus agar seluruh peralatan dapat digunakan secara normal untuk menunjang kebutuhan praktik siswa.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>“26 Tahun Menyalakan Harapan”: YKPA–ChildFund Internasional di Indonesia Tinggalkan Jejak Pendampingan Anak dan PAUD di Malaka</title>
		<link>https://reformanews.com/pendidikan/https-reformanews-com-tag-pendidikan-24/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Alfons Molo]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 07 May 2026 14:02:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Anak]]></category>
		<category><![CDATA[ChildFund Internasional di Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Malaka]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[Pendampingan]]></category>
		<category><![CDATA[YKPA]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://reformanews.com/?p=5438</guid>

					<description><![CDATA[“26 Tahun Menyalakan Harapan”: YKPA–ChildFund Internasional di Indonesia...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>“26 Tahun Menyalakan Harapan”: YKPA–ChildFund Internasional di Indonesia Tinggalkan Jejak Pendampingan Anak dan PAUD di Malaka</strong></p>
<p><strong>Malaka</strong>, <span style="color: #0000ff">Reformanews.com</span> — Tidak semua pengabdian lahir dari sorotan besar. Ada yang tumbuh perlahan di desa-desa, menyatu dengan denyut kehidupan masyarakat, lalu meninggalkan jejak panjang yang terus dikenang. Itulah perjalanan Yayasan Karunia Pengembangan Anak (YKPA) bersama ChildFund Internasional di Indonesia yang secara resmi menutup program pendampingan mereka di Aula Susteran Betun, Kamis (7/5/2026).</p>
<p>Selama 26 tahun, program tersebut hadir mendampingi masyarakat di enam desa dampingan utama, yakni Desa Wehali, Kamanasa, Harekakae, Litamali, Lakekun, dan Lakekun Utara, Kabupaten Malaka. Namun dampaknya tidak berhenti di sana. Program pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) juga meluas hingga beberapa wilayah lain seperti Uarau dan Kateri.</p>
<p>Dari desa ke desa, program itu bertumbuh bukan sekadar menghadirkan kegiatan fisik, tetapi juga menyentuh sisi nonfisik masyarakat—mulai dari pendidikan anak usia dini, pengasuhan keluarga, perlindungan anak, hingga pembentukan karakter generasi masa depan.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
