“Kita melakukan refleksi, kita harus berhijrah, harus berubah. Hijrah yang kita lakukan adalah bagaimana menciptakan Jawa Tengah menjadi rukun, tidak terpecah belah dan mampu menghadapi berbagai tantangan yang ada saat ini,” kata Ahmad Luthfi.
Ia berharap nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong terus menjadi fondasi dalam membangun Jawa Tengah yang lebih maju dan sejahtera.
Dalam kegiatan tersebut, Menteri Nusron didampingi Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Jawa Tengah, Sri Pranoto, serta Kepala Biro Humas dan Protokol Kementerian ATR/BPN, Achmad.
Melalui penyerahan sertipikat tanah wakaf tersebut, pemerintah berharap aset-aset umat semakin terlindungi secara hukum dan dapat terus dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan sosial, pendidikan, dan keagamaan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
