Sementara itu, bagi calon taruna yang memiliki ketertarikan pada pembangunan wilayah, perencanaan kota, dan kebijakan publik, Program Studi MPRP menawarkan ruang belajar yang luas.
Di program ini mahasiswa mempelajari berbagai aspek penataan ruang, pelayanan pertanahan, administrasi data, hingga analisis kebijakan pembangunan.
Ketertarikan terhadap tata ruang menjadi alasan utama Ayu Hanan Mutia memilih program studi tersebut.
“Saya melihat masih banyak persoalan tata ruang di daerah, misalnya kawasan industri yang berdekatan dengan permukiman atau pemanfaatan ruang yang belum sesuai. Karena itulah saya tertarik mempelajari bagaimana perencanaan tata ruang bisa mendukung pembangunan yang lebih baik,” katanya.
Bagi mereka yang lebih tertarik pada pelayanan publik dan administrasi pertanahan, Program Studi KMPT menjadi pilihan yang relevan. Fokus pembelajaran di program ini mencakup sistem pendaftaran tanah, manajemen data pertanahan, pelayanan berbasis elektronik, serta kebijakan pertanahan.
