Menurutnya, kemajuan kesehatan desa membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak. Tidak hanya tenaga kesehatan, tetapi juga pemerintah desa, Dinas PMD, TA Pendamping Desa, kader Posyandu, tokoh masyarakat, serta seluruh warga.
“Masalah kesehatan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kerja sama semua sektor agar pelayanan kesehatan semakin kuat dan masyarakat mendapatkan manfaat yang lebih besar,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, Kapus Uabau berharap para kader semakin memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian dalam menjalankan tugas pelayanan kesehatan. Dengan kader yang aktif dan siap melayani, Posyandu Desa Uabau diharapkan menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat serta mempercepat pencegahan stunting.
