Ia menegaskan, persoalan tersebut bukan hanya menyangkut individu, tetapi juga menyentuh marwah organisasi.
“Ini juga sebagai alarm dan penegasan bagi semua orang, siapapun dia, entah warga perhimpunan atau orang di luar PMKRI, agar tidak main-main dengan PMKRI,” demikian inti pernyataan Ferros dalam rilisan yang diterima media ini.
Ferros berharap Polres Belu dapat mengungkap fakta sebenarnya secara profesional dengan menelusuri jejak digital akun tersebut dan meminta keterangan dari pihak-pihak yang berkaitan.
Sementara itu, terkait tudingan penggunaan dana donasi untuk kepentingan lain sebagaimana disebutkan dalam unggahan tersebut, hingga berita ini diturunkan belum terdapat bukti yang dapat membenarkan tudingan tersebut. Kebenaran informasi tersebut masih menjadi ranah penyelidikan dan pembuktian.
