Tak hanya membahas penanganan hukum, forum tersebut juga menekankan pentingnya pemulihan psikologis korban, penyediaan rumah aman, penguatan dukungan pemerintah desa, serta pembentukan komunitas penyintas sebagai ruang pemulihan dan penguatan mental bagi korban kekerasan.
Di balik angka dan laporan kasus, tersimpan luka yang sering kali dipendam dalam diam. Karena itu, melalui monev bersama jejaring perlindungan perempuan dan anak ini, seluruh pihak berharap lahir komitmen yang lebih kuat dalam upaya pencegahan, pendampingan, hingga pemulihan korban kekerasan di Kabupaten Malaka.
