Ekonomi

Motamasin–Laktutus, Jejak Pengabdian TNI di Ujung Merah Putih

Reporter: Alfonso |  Editor: Admin
Motamasin–Laktutus, Jejak Pengabdian TNI di Ujung Merah Putih

langkah pengabdian itu berpindah dari ruang kelas ke hamparan sawah. Melalui Pos Laktutus, Satgas Pamtas membantu warga menanam bibit padi di Dusun Fatubesi A, Desa Fohoeka, Kecamatan Nanaet Dubesi, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur.

Kali ini, seragam loreng menyatu dengan lumpur sawah. Para prajurit turun langsung bersama petani, menanam bibit padi satu per satu, ikut mengolah lahan, dan berbagi tenaga di tengah terik matahari.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

Kegiatan tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari pembinaan teritorial dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah perbatasan.

Salah satu anggota Satgas menyampaikan bahwa kehadiran TNI di perbatasan tidak hanya soal pengamanan wilayah, tetapi juga tentang menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

“Kami ingin hadir utuh. Di sekolah kami berbagi ilmu, di sawah kami berbagi tenaga. Semua demi masa depan masyarakat perbatasan,” ujarnya.

Warga pun menyambut positif keterlibatan Satgas, baik di dunia pendidikan maupun di sektor pertanian.

Exit mobile version