“Kolaborasi ini dilakukan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi seluruh umat serta masyarakat yang hadir,” ujarnya.
Dalam konferensi pers bersama jajaran panitia, Marisa juga mengajak seluruh umat dari 33 lingkungan se-Paroki Santo Aloysius Gonzaga Haekesak untuk datang dan mengambil bagian dalam perayaan ini.
“Mari bersama bertumbuh dalam iman, mempererat persaudaraan, dan menyukseskan perayaan HUT Paroki kita tercinta,” ajaknya.
Sementara itu, dalam sambutannya pada seremoni pembukaan HUT ke-20, Pastor Paroki Rm. Fransiskus Dari Sales Mea Teku, Pr. menegaskan bahwa perayaan tahun ini tidak hanya menjadi momentum syukur, tetapi juga menjadi ruang pembaruan iman, penguatan semangat pelayanan, dan pemersatu umat yang sejalan dengan visi dan misi Keuskupan Atambua.
Menurutnya, terdapat dua pilar utama yang menjadi fokus pelayanan dalam perayaan HUT kali ini, yakni Pendidikan Integratif dan Pameran Ekonomi Kreatif Gereja. Kedua program tersebut dipandang sebagai bentuk pelayanan holistik yang membekali umat tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam keterampilan praktis guna meningkatkan kesejahteraan keluarga.
