Ekonomi

Woow! BUMDes Leunklot Produksi Telur 300 Butir per Hari, Jadi Contoh Desa Lain

Reporter: Amor |  Editor: Admin
Woow! BUMDes Leunklot Produksi Telur 300 Butir per Hari, Jadi Contoh Desa Lain
Ketua BUMDes Hidup Baru Desa Leunklot, Ignasius Wandelinus Manek, bersama ratusan ayam petelur di Desa Leunklot, Kecamatan Weliman, Rabu (18/3/2026). Usaha ini mampu memproduksi hingga 10 rak atau 300 butir telur per hari dan menjadi contoh pengelolaan BUMDes bagi desa-desa lain di Kabupaten Malaka.

“BUMDes ini bisa maju karena ada suport dari Kepala Desa dan dukungan masyarakat. Tanpa itu, tidak mungkin bisa berkembang seperti sekarang,” tegasnya.

Selain itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan publik.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
Advertising

“Kami bekerja secara transparan dan akuntabel, pertanggungjawaban jelas. Itu yang membuat kepercayaan tetap terjaga,” tambahnya.

Keberhasilan BUMDes Hidup Baru juga menjadi perhatian desa-desa lain di Kabupaten Malaka. Sejumlah pemerintah desa bahkan telah datang langsung ke Leunklot untuk melakukan studi banding.

“Ada beberapa desa yang sudah datang melihat langsung sebagai studi banding,” jelas Ignasius.

Meski permintaan pasar terus meningkat, BUMDes masih menghadapi kendala stok. Saat ini terdapat permintaan dari tiga dapur penyedia makanan, namun kapasitas produksi belum mencukupi.

“Ada permintaan dari tiga dapur, tetapi stok kami belum cukup,” ungkapnya.
Ke depan, BUMDes Hidup Baru berencana mengembangkan usaha secara mandiri tanpa mengandalkan Dana Desa, yang kini menurun drastis.

Exit mobile version