Example floating
Example floating
Ekonomi

Dalam Kondisi Terisolir, Kelompok Oritata Desa Nekbaun Panen 3000 Ekor Ikan Lele

Avatar photo
×

Dalam Kondisi Terisolir, Kelompok Oritata Desa Nekbaun Panen 3000 Ekor Ikan Lele

Sebarkan artikel ini
Reporter: Paul Taenglote 
IMG 20250310 121206
Oplus_131072

Dukung Liputan Redaksi ReformaNews.Com

+ Donasi

AMARASI – Kelompok Oritata Desa Nekbaun binaan Dinas Perikanan Kabupaten Kupang melakukan panen 3000 ekor ikan lele. Panen ikan lele milik kelompok Oritata ini dihadiri staf ahli Pemerintah Kabupaten Kupang, dr Robert Amaheka, Kadis Perikanan Kabupaten Kupang Jekson Baok, Anggota Komisi B DPRD Kabupaten Kupang Salomiel Arnius Buraen, anggota Komisi A DPRD Kabupaten Kupang Rildy Amtiran, Kepala Desa Nekbaun Ruben Zakarias, Pembina Kelompok Toni Amnifu, PPL Pertanian Kecamatan Amarasi Barat dan anggota anggota Kelompok Oritata.

Panen ikan lele Kelompok Oritata ini dilakukan, Jumat (8/3/25) di dusun II Desa Nekbaun Kecamatan Amarasi Barat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca
atr-bpn-midle
Advertising

Dalam Sambutannya, staf Ahli Pemerintah Kabupaten Kupang, dr Robert Amaheka mengatakan bahwa dengan makan ikan akan menjadikan orang otak yang pintar. Sebab, penelitian membuktikan bahwa sel otak anak terbentuk sejak dari rahim hingga anak berusia 2 tahun.

Baca Juga :  Ta'i Kambing Berserakan Di Halaman Kantor, DPRD Kabupaten Kupang Minta Sekwan Tertibkan Tenaga PTT 

” 80 persen sel otak anak terbentuk dari usia kandungan hingga usia 2 tahun,” ujar Amaheka.

Sedangkan anak ketika berusia 2-3 tahun itu pembentukan otak anak mencapai 20 persen. Ketika melewati tahapan usia tersebut, anak diberikan asupan makanan apapun sel otaknya sudah terbentuk dan tidak berpengaruh terhadap otak.

Baca Juga :  Rekrutmen Perum BULOG di Buka Pada 10 - 12 September, Buruan Lamar. Begini Caranya!

Sehingga, berapa pentingnya faktor gizi terhadap tumbuh kembangnya seorang anak.

Untuk itu, kehadiran kelompok ternak lele dalam kelompok Oritata menjadi pemula yang memenuhi gizi anak. Sekaligus menjawab makan bergisi anak yang dicanangkan pemerintah pusat.

” jadi ketika makan bergisi gratis tersebut masuk sampai desa Nekbaun sudah ada sumber protein yang disiapkan oleh kelompok Oritata,” ujar Mantan Kadis Kesehatan ini.

Baca Juga :  Kades Naetae Sebut Kepala Sekolah SMP N 4 Fatuleu Barat Tidak Pernah Berkantor

Dia juga mengatakan bahwa dari efisiensi anggaran yang dilakukan pemerintah pusat, anggaran Kabupaten Kupang yang mencapai 200 M, Pemerintah Kabupaten Kupang diefisiensi hingga 18 M.

Anggaran 18 milliar tersebut anggaran terbesar ada di Dinas Pendidikan dan Kesehatan sedangkan Dinas PUPR Kabupaten Kupang tidak mendapatkan anggaran infrastruktur pembangunan jalan dan jembatan.

Namun, dirinya mengapresiasi usulan masyarakat tentang pembangunan jalan, Dia meyakini bahwa anggota DPRD Kabupaten Kupang yang saat ini bersama dirinya integritas dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Example floating