Ia menekankan pentingnya menghadirkan panggung penghargaan bagi pemimpin daerah yang tidak hanya menjalankan otonomi, tetapi juga menghidupkannya melalui kreativitas dan terobosan kebijakan.
“Kita perlu memberikan semangat bagi para pemimpin daerah yang tidak sekadar menjalankan otonomi, tetapi juga benar-benar menghidupkannya,” ungkap Arief.
Penghargaan ini memperkuat posisi Kota Kupang sebagai salah satu pusat pertumbuhan baru di kawasan timur Indonesia. Transformasi yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Dengan capaian tersebut, Kota Kupang diharapkan mampu menjadi model pembangunan perkotaan yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan di Indonesia timur.
