Karena itu, ia secara khusus mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang kini tersedia di Bank NTT dengan total plafon mencapai Rp350 miliar.
Dari jumlah tersebut, Rp50 miliar dialokasikan khusus bagi pekerja migran Indonesia asal NTT, sedangkan Rp300 miliar lainnya diperuntukkan bagi pelaku usaha ultra mikro, UMKM, dan sektor produktif lainnya.
“Kalau punya usaha-usaha produktif dan kesulitan akses perbankan, silakan ke Bank NTT. Sekarang sudah ada KUR Rp350 miliar. Kalau habis, nanti akan dikucurkan lagi,” tegasnya.
Ia memastikan seluruh kepala daerah di NTT kini memiliki komitmen bersama untuk membesarkan Bank NTT agar mampu menjadi bank daerah yang sehat, modern, dan benar-benar hadir membantu masyarakat.
“Kami semua kepala daerah sudah berkomitmen bersama membesarkan Bank NTT supaya semakin berkontribusi untuk pelayanan masyarakat di berbagai bidang,” pungkas Melkiades.
