“Mahasiswa dan kaum muda Katolik harus hadir sebagai bagian dari perubahan. Kita tidak hanya melihat perubahan itu terjadi, tetapi harus berani mengambil bagian dan memberikan kontribusi positif bagi Gereja, masyarakat dan bangsa,” tegasnya.
Ia juga mengajak mahasiswa baru untuk membangun semangat merdeka dalam berpikir, bertanggung jawab dalam bertindak, peduli dalam mengabdi dan berintegritas dalam kehidupan.
Melalui pembekalan tersebut, PMKRI Cabang Atambua berharap lahir generasi muda Katolik yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki semangat persaudaraan, kepedulian terhadap rakyat dan keberanian untuk memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan.
Pro Ecclesia et Patria!
Berkarya dengan umat, berjuang dengan rakyat.
