Selain menyoroti persoalan pengelolaan parkiran di kawasan Simpang Lima Atambua, Eusebius Sulun juga mendorong Pemerintah Kabupaten Belu di bawah kepemimpinan Bupati Wilibrodus Lay dan Wakil Bupati Vicente Hornai Gonsalfes agar lebih fokus menjalankan program-program prioritas yang telah dijanjikan kepada masyarakat saat masa kampanye.
Ia meminta agar janji-janji politik yang disampaikan kepada masyarakat tidak berhenti sebatas kampanye, tetapi diwujudkan dalam bentuk program nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat Kabupaten Belu.
“Kita mendorong agar pemerintahan Bupati Wili dan juga Vicente agar fokus pada program-program prioritas yang sudah dijanjikan kepada masyarakat Kabupaten Belu saat kampanye,” ujar Eusebius.
Menurut dia, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan program yang telah direncanakan dapat direalisasikan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran dan kebutuhan masyarakat.
Eusebius bahkan menilai hingga saat ini belum ada program yang menurutnya benar-benar terlihat terealisasi sebagaimana yang dijanjikan kepada masyarakat.
