“Kami akan menjadi lidah penyambung yang aktif bagi mahasiswa. Setiap aspirasi yang disampaikan tidak akan menjadi pajangan semata, tetapi benar-benar kami kawal hingga sampai dan ditindaklanjuti oleh pihak kampus,” tegasnya.
Menurutnya, STKIP Sinar Pancasila saat ini membutuhkan sosok pemimpin yang tidak hanya pandai berbicara tentang realita, tetapi mampu menghadirkan solusi nyata.
“Yang dibutuhkan kampus saat ini adalah pemimpin yang punya aksi nyata, bukan sekadar wacana. Kami hadir dengan semangat perubahan untuk membawa STKIP Sinar Pancasila ke arah yang lebih baik,” tambah Yohanes.
Dalam pencalonannya, Yohanes Seran dan Fernando Asa Kaka mengusung visi besar, yakni menciptakan mahasiswa yang berprestasi dan kritis melalui pengembangan ekstrakurikuler serta penyaluran aspirasi yang efektif.
Untuk mewujudkan visi tersebut, mereka merumuskan sejumlah misi utama, di antaranya:
Mengembangkan kegiatan ekstrakurikuler sebagai wadah pengembangan bakat dan minat mahasiswa.
Menjadi jembatan aspirasi mahasiswa kepada pihak kampus secara aktif dan berkelanjutan.
Mendorong partisipasi aktif mahasiswa dalam setiap kegiatan dan pengambilan peran di lingkungan kampus.
