Bupati Belu Tanggapi Keluhan Jalan Rusak Menuju STISIP Fajar Timur: “Tunggu Agak Kering, Truk Tronton Belum Bisa Turun”
BELU, RFC – Bupati Belu, Wilibrodus Lay, akhirnya angkat bicara terkait keluhan kondisi jalan rusak menuju Kampus STISIP Fajar Timur Atambua yang sebelumnya disuarakan oleh Ketua BEM STISIP Fajar Timur.
Dalam pernyataan resminya yang diterima media Reformanews.com melalui pesan WhatsApp pada Jumat (27/03/2026), Bupati menjelaskan bahwa keterlambatan penanganan jalan tersebut disebabkan oleh kondisi cuaca yang belum memungkinkan untuk dilakukan perbaikan maksimal.
“Tunggu agak kering ya, sekarang truk tronton belum bisa turun,” ujar Wilibrodus Lay singkat.
Pernyataan tersebut merespons kritik dan desakan dari kalangan mahasiswa, khususnya Ketua BEM STISIP Fajar Timur Atambua, yang sebelumnya menyoroti buruknya akses jalan menuju kampus. Kondisi jalan yang berlumpur, berlubang, dan sulit dilalui dinilai menghambat aktivitas mahasiswa serta masyarakat sekitar.
Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak tinggal diam, namun harus mempertimbangkan faktor teknis di lapangan. Menurutnya, penggunaan alat berat seperti truk tronton sangat bergantung pada kondisi tanah dan cuaca. Jika dipaksakan saat masih basah, justru berpotensi memperparah kerusakan jalan.
