Adapun kekuatan personel yang dilibatkan dalam pengamanan malam takbiran terdiri dari gabungan berbagai satuan, antara lain personel TNI dari Kodim 1605/Belu, Brimob Batalyon A Pelopor, unit Sabhara dan Intelkam Polres Belu, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga Senkom Kabupaten Belu.
Dalam pengamanan tersebut, aparat menitikberatkan pada beberapa sasaran utama, yakni masyarakat yang melaksanakan malam takbiran, kendaraan peserta pawai, potensi gangguan kamtibmas, rumah ibadah (masjid), serta jalur dan rute yang dilalui peserta pawai.
Berdasarkan laporan Intel Kodim, rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan apel pada pukul 16.00 WITA, kemudian dilanjutkan dengan pengecekan personel pada pukul 19.30 WITA serta penempatan anggota di titik-titik strategis sesuai rute pawai.
Ketua PHBI Kabupaten Belu juga memberikan arahan terkait rute pawai kendaraan malam takbiran yang dimulai dari Masjid Agung Al-Mujahidin Atambua dan melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Atambua sebelum kembali ke titik awal.
