Menurutnya, kesuksesan kegiatan ini tidak hanya diukur dari kelancaran pelaksanaan acara, tetapi juga dari sejauh mana kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif bagi pengembangan kapasitas kader PMKRI di Kabupaten Malaka.
Windiana menegaskan bahwa POFRAKER menjadi momentum penting untuk memperkuat karakter kader PMKRI agar mampu berpikir visioner, bersikap kritis terhadap berbagai persoalan sosial, serta mampu memberikan solusi yang konstruktif bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini kami berharap para kader PMKRI Cabang Malaka dapat semakin memahami peran dan tanggung jawabnya sebagai mahasiswa dan sebagai bagian dari organisasi kader.
Kami ingin melahirkan kader yang tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga memiliki pemikiran yang visioner, kritis, dan mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam proses pembangunan daerah, khususnya dalam memberikan gagasan, kritik konstruktif, serta kontribusi nyata bagi kemajuan masyarakat.
